ID ENG

TKA di Indonesia, Apakah Tahun Ini Meningkat?

Tanggal Publish: 21/06/2019, Oleh: DPP FSB Garteks

Persoalan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia sampai hari ini masih menjadi polemik. Pasalnya, kehadiran mereka, membuat sebagian masyarakat mengalami kecemburuan sosial. Hal ini disebabkan karena ada kesan diskriminasi masalah hak kerja dalam perusahaan.

Pemerintah juga sudah berkali-kali membantah, bahwa kehadiran TKA di Indonesia sudah melalui prosedur resmi, tak jauh beda Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri. Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun sudah mengeluarkan Peraturan Presiden atau Perpres Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Tenaga Kerja Asing.

Dimana tujuan Perpres TKA itu untuk memperketat dan membatasi pekerja asing yang bekerja di negeri ini. Serta menyeleksi keahliannya ketika nantinya bekerja. Namun Perpres tersebut rupanya belum bisa menjawab solusi. Sebab berbagai ujaran kebencian dan berita bohong (hoax) di media sosial tentang jutaan pekerja asing, khususnya dari negara Cina yang bekerja di Indonesia marak terjadi sejak tiga tahun belakangan ini.  

Walau isu itu tidak benar sejak tiga tahun ke belakangan ini. Sehingga Kepolisian harus menindak tegas pelaku penyebar hoax, karena menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat. Namun jika melihat data yang ada, Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) tak membantah setiap tahun jumlah TKA bertambah walau jumlahnya tidak signifikan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Ditjen Binapenta dan PKK)  mencatat jumlah TKA sampai tahun 2018 mencapai 95.335 orang atau naik 10,88 persen.

TKA yang bekerja ini sebagian profesinya sebagai manajer dan konsultan perusahaan dan ditegaskan sudah sesuai dengan kriteria peraturan yang ditetapkan pemerintah. Jadi datang bekerja bukan sebagai pekerja kasar. Kemudian, mereka juga bekerja sesuai batas kontrak yag ditentukan. Kalau melanggar batas kontrak kerja, maka akan ada sanksi tegas dari pihak hukum.

Alasan meningkatnya jumlah TKA di Indonesia setiap tahun, memang tak jauh dari minat investor asing yang semakin bertambah tiap tahun menanamkan investasi perusahaan. Sehingga, sebagian dari investor asing pun membawa pekerja dari negara asalnya dan selebihnya merekrut pekerja lokal.                                                                                                                                                                               

Tepatnya jumlah TKA pada 2018 mencapai 32.000 orang. Kemudian Jepang 13.897 orang lalu Korea 9.686 orang, India 6.895 orang, dan Malaysia 4.667 orang. Pekerja asing ini juga sudah terdata resmi dan kontrak kerjanya dipantau pemerintah.TKA yang bekerja ini memiliki keahlian lebih dibanding pekerja lokal.

Oleh sebab itulah, Kemnaker sudah berupaya keras melakukan program pelatihan (vokasi) kepada calon pekerja lokal. Tujuannya untuk meningkatkan keahlian agar nantinya siap bersaing dengan TKA dalam perusahaan. (AH/Berbagai Sumber)