ID ENG

Terjadi PHK Sepihak, 1000 Massa Buruh FSB GARTEKS KSBSI Serang Bakal Demo PT. Eagle Nice Indonesia

Tanggal Publish: 08/09/2022, Oleh: DPP FSB Garteks

Aktivis Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DPC) FSB GARTEKS KSBSI Kabupaten Serang Banten dalam waktu dekat ini bakal unjuk rasa di PT. Eagle Nice Indonesia. Pasalnya, anggotanya M. Nurul Irfan     mengalami kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak dari perusahaan. Sehingga membuat buruh kecewa.

Rencana aksi demo akan dilakukan pada Senin, 12 September 2022, dan surat pemberitahuan unjuk rasa (unras) ke pihak kepolisian sudah beritahukan. DPC FSB GARTEKS KSBSI Kabupaten Serang memastikan akan mengerahkan massa sebanyak 1000 buruh. 

Ada beberapa tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi demo nanti. Diantaranya, menuntut pihak perusahaan PT. Eagle Nice Indonesia untuk memperkerjakan kembali anggotanya yang ter PHK sepihak. Lalu mendesak menghentikan sikap arogansi oknum perusahaan PT. Eagle Nice Indonesia, terhadap anggotanya bernama M. Nurul Irfan.

Faizal Rakhman Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) FSB GARTEKS KSBSI Kabupaten Serang menjelaskan sebelum terjdi PHK sepihak, hubungan pihaknya dengan dengan PT. Eagle Nice Indonesia selama ini sangat baik. Apalagi, FSB GARTEKS KSBSI sudah lebih mengedepankan dialog untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

“Sampai hari ini belum ada titik temu antara pihak manajemen perusahaan PT. Eagle Nice Indonesia terkait PHK sepihak yang dialami anggota kami. Dan kami tetap membuka ruang musyawarah agar masalah segera terselesaikan dengan cepat,” ucapnya saat diwawancarai melalui seluler, Kamis (8/9/2022).

Lanjutnya, dia menduga dibalik kasus PHK sepihak ini memang terindikasi ada orang baru di lingkaran manajemen yang memang sengaja membuat konflik. Sehingga akhirnya, hubungan FSB GARTEKS KSBSI dengan perusahaan menjadi retak. Padahal, kata Faizal, selama ini kehadiran Pengurus Komisariat (PK) FSB GARTEKS KSBSI di perusahaan tidak pernah membuat kegaduhan.

“Justru saya selaku Ketua DPC FSSB GARTEKS KSBSI Serang saat memberikan pengkaderan kepada pengurus komisariat selalu mengatakan perusahaan adalah mitra sosial dialog. Karena aktivis buruh tidak boleh selamanya anti dengan pengusaha. Tapi harus memberikan kontribusi untuk membesarkan perusahaan,”ujarnya.

Faizal juga menyesalkan pihak perusahaan yang terkesan lamban dalam masalah yang terjadi. Karena itu, dia meminta manajemen perusahaan bisa berpikir jernih dan segera menyelesaikan permasalahan terhadap anggotanya yang di PHK sepihak.

“Kami tetap meminta agar anggota kami yang di PHK sepihak bisa dipekerjakan kembali. Manajemen perusahaan juga harus bersikap netral untuk menerima kehadiran FSB GARTEKS KSBSI di lingkungan perusahaan,” jelasnya.

Terakhir, Faizal menegasan bahwa kehadiran FSB GARTEKS KSBSI di PT. Eagle Nice Indonesia bukan mencari musuh. Apalagi sebagai momok serikat buruh yang menyeramkan. Justru, serikat buruhnya sudah menjadi serikat buruh moderat yang mengedepankan nilai intelektual. Kalau pun melakukan aksi demo, karena proses dialog sudah tidak ada solusinya. (AH)