ID ENG

Tanggapan Manon Wolfkamp Tentang Lobi dan Advokasi di FSB GARTEKS KSBSI

Tanggal Publish: 20/09/2019, Oleh: DPP FSB Garteks

DPP FSB GARTEKS KSBSI sekarang ini rutin melakukan program pelatihan lobi dan advokasi. Pelatihan ini bekerja sama dengan mitranya CNV International dalam rangka menguatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pengurus dan anggotanya. Tujuan pelatihan lobi dan advokasi diadakan untuk mengenalkan bahwa seorang aktivis buruh juga harus bisa melakukan advokasi lobi. Jadi tak sekadar hanya melakukan aksi demo untuk memperjuangkan target yang akan dicapai.

Ketika diwawancarai, Manon Wolfkamp Public Affairs and Subtainibility dari CNV International mengatakan pelatihan lobi dan advokasi sangat penting untuk aktivis serikat buruh. Dia pun berharap materi pelatihan yang ia berikan nantinya diterapkan aktivis buruh FSB GARTEKS KSBSI dalam penyelesaian perselisihan industrial.

Dalam wawancara itu, Manon juga mengatakan kunci kekuatan lobi dan advokasi adalah terletak pada dialog. Dimana, dialog itu mengedepankan pola berdiplomasi dan lawan tidak dianggap musuh selamanya. Namun penyelesaian dari diplomasi adalah tidak ada pihak yang dirugikan. Bahkan di negara-negara maju seperti di Eropa, serikat buruhnya juga sudah memakai metode dialog dalam menyelesaikan perselisihan.

“Saya berharap setelah pelatihan aktivis FSB GARTEKS bisa mentrasformasi materi lobi dan advokasi yang sudah diberikan kepada pengurus dan anggota lainnya agar semakin berkembang,” ujarnya, disela acara pelatihan Lobi dan Training di Park Hotel, Jakarta Timur, 20 September 2019.

Manon menilai, kemajuan FSB GARTEKS KSBSI cukup pesat dalam menerapkan gerakan lobi dan training sejak beberapa tahun ini. Termasuk mampu mempraktikan pola sosial dialog dengan pemerintah dan pengusaha dengan duduk satu meja dalam rangka memenangkan target organisasi.

“Untuk tahun ini peserta dari kawan-kawan FSB GARTEKS KSBSI semakin pesat memahami materi-materi yang saya sampaikan dari tahun sebelumnya. Jadi tidak ada yang sia-sia dari pelatihan ini karena sangat semuanya bisa bekerja sama dan hasilnya memuaskan,” katanya.

Waktu ditanya apakah ada evaluasi setelah agenda pelatihan yang sudah rutin dijalankan DPP FSB GARTEKS dan CNV International, Manon menjawab pasti tetap akan ada evaluasi. Dimana evaluasi program lobi dan advokasi itu nantinya untuk memperbaiki kualitas materi pelatihan. Dipenghujung wawancara Manon menyampakan sangat terkesan kepada peserta pelatihan.

“Mereka yang mengikuti materi pelatihan semuanya ramah dan rasa sifat bertanya sangat tinggi dari semua materi yang saya sampaikan. Saya juga melihat semua peserta bisa menerima perbedaan pendapat dan kritik sambil bercanda,” tutupnya. (AH)