ID ENG

SPTP PT Changshin Berkomitmen Membesarkan FSB GARTEKS di Karawang

Tanggal Publish: 03/11/2020, Oleh: DPP FSB Garteks

Hari ini, pengurus dan anggota Serikat Pekerja Tingkat Perusahaan (SPTP PT Changshin Karawang Jawa Barat bersilaturahim ke ke DPP Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FSB GARTEKS-KSBSI) di Cipinang Muara, Jakarta Timur. Dalam kunjungannya, mereka diterima jajaran pengurus pusat dengan hangat sambil diskusi lepas tentang seputar dinamika gerakan buruh Garteks.

Dalam diskusi lepas itu, Ary Joko Sulistyo Ketua Umum DPP FSB GARTEKS KSBSI menyambut baik keinginan pengurus dan anggota SPTP PT Changsing yang sudah berafiliasi dengan federasi serikat buruh GARTEKS. Dia menyampaikan, serikat buruh yang dipimpinnya bukan organisasi yang mengedepankan aksi demo.

“Tapi ciri khas FSB GARTEKS adalah organisasi yang lebih mengedepankan pengkaderan untuk melahirkan pemimpin buruh yang intelektual, berkarakter serta mampu menyelesaikan masalah,” ujarnya, Jakarta, Selasa (3/11/20).

Ary menegaskan aksi demo dalam membela kepentingan buruh hanya dilakukan ketika tidak ada solusi. Tepatnya, FSB GARTEKS KSBSI organisasi yang lebih mengedepankan sosial dialog. Artinya, jika ada anggota di perusahaan sedang ada masalah, maka tugas pimpinan GARTEKS dalam upaya advokasi harus melakukan langkah dialog dahulu dengan perwakilan perusahaan.

“Kalau proses dialog memang tidak ada jalan keluarnya, solusi terakhir adalah aksi demo dan langkah hukum yang sesuai prosedur,” jelasnya.

Intinya, dalam diskusi itu organisasinya rutin melakukan berbagai macam program pelatihan dan edukasi kepada pengurus tingkat cabang, komisariat perusahaan dan anggota. Tahun ini FSB GARTEKS juga sedang fokus melakukan kampanye hak kesetaraan gender diperusahaan.

“Termasuk memperjuangkan kampanye anti kekerasan seksual serta mendorong kualitas kepemimpinan buruh perempuan,” ungkapnya.

Sementara Ade Priyatna Ketua SPTP PT Changshin menyampaikan rasa terima kasih dalam acara silaturahim itu. Pasalnya, ia mendapatkan pemahaman baru tentang dunia serikat buruh dari yang disampaikan pengurus pusat FSB GARTEKS.

“Termasuk kami semakin memahami masalah kenapa buruh menolak Undang-Undang Cipta Kerja, karena dalam undang-undang itu terdapat pasal-pasal yang merugikan kaum buruh di dunia kerja. Pokoknya ilmu yang kami dapat hari ini dari DPP FSB GARTEKS sangat memuaskan,” ungkapnya.

Dengan berafiliasinya SPTP PT Changshin ke FSB GARTEKS, Ade mengatakan dirinya akan berkomitmen untuk membesarkannya. Saat ini anggotanya sekitar 700 orang lebih dan kedepannya, ia mengatakan terus berusaha menambah jumlah anggota.

“Kalau pada waktunya nanti dipercaya membentuk pengurus tingkat cabang, kami berjanji akan membesarkannya. Karena di Kabupaten Karawang potensinya masih besar untuk membesarkan FSB GARTEKS,” tandasnya. (AH)