ID ENG

Ribuan Buruh Aliansi FKBC Demo ke Kantor Bupati Bogor

Tanggal Publish: 28/08/2019, Oleh: DPP FSB Garteks

Aliansi serikat pekerja/buruh yan g mengatasnamakan Forum Komunikasi Buruh Citeruep (FKBC), hari ini melakukan aksi demo di Kantor Bupati Bupati Bogor, Jawa Barat. Demo itu dilakukan karena ada unsur kegelisahan bersama terkait keputusan pemerintah yang akan merevisi UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Faisal, Sekretaris DPC FSB GARTEKS KSBSI Kabupaten Bogor, ketika diwawancarai lewat seluler mengatakan sebagaian besar serikat buruh di Bogor menolak apabila revisi UU Ketenagakeerjaan itu nantinya tidak berpihak pada kesejahteraan buruh.

Ada beberapa poin yang ditolak mengenai pasal UU Ketenagakerjaan. Seperti masalah pasal kerja kontrak (outsourching) yang sangat merugikan. Pasalnya selama ini masa kerja kontrak pada umumnya tiga tahun. Tapi rencana revisi yang akan dilakukan tidak tahu menjadi berapa tahun masa kontrak kerja. Termasuk persoalan penetapan karyawan tetap.

Sayangnya  demo yang dimulai sejak pagi hari, Ade Yasin, Bupati Bogor sedang taka da ditempat. Anak buah Ade Yasin mengatakan kepada perwakilan FKBC, beliau sedang dinas ke luar kota. Aksi demo akhirnya diterima perwakilan anggota DPRD Kabupaten Bogor yang baru saja dilantik periode 2019-2024.

“Waktu kami berdialog dengan anggota DPRD, mereka sangat mendukung perjuangan kami. Rencananya mereka akan menindaklanjuti aspirasi yang sedang diperjuangkan buruh hari ini,” ucapnya, Rabu, 28 Agustus 2019.

Pimpinan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor juga menerima dan mengajak dialog perwakilan FKBC. Faisal menjelaskan, Dinasnaker Bogor akan segera menyampaikan aspirasi demo buruh ke Bupati Bogor. Tuntutan demo buruh yang disampaikan ke Ade Yasin adalah terkait masalah tuntutan kebijakan UMSK Kabupaten Bogor tahun 2020 harus sesuai seperti tahun 2019.

Diperkirakan aksi demo yang dilakukan aliansi FKBC (FSB GARTEKS KSBSI, PPMI 98, SP-KEP, SPN, GASPERMINDO dan beberapa serikat buruh lainnya) sekitar 10 ribu buruh dan long march dimulai dari Gapura Bogor. “Rencananya aksi yang kami lakukan tidak berhenti sampai hari ini saja. Besok kami akan menjumpai pimpinan Disnaker Kabupaten Bogor, untuk menindaklanjuti aksi pertemuan hari ini,” tutupnya. (AH)