ID ENG

Mengenal Sosok Hamidah, Srikandi Militan FSB GARTEKS KSBSI Yang Akan Segera Berakhir Kepengurusannya

Tanggal Publish: 15/06/2022, Oleh: DPP FSB Garteks

Di keluarga besar Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia  FSB GARTEKS KSBSI, pasti banyak mengenal sosok perempuan bernama Hamidah. Ia dikenal srikandi aktivis buruh yang kritis. Konsisten memperjuangkan hak buruh. Sepak terjang pergerakannya tak perlu diragukan dan pertemanannya cukup luas dikalangan aktivis buruh.

Saat ini, Hamidah dipercaya sebagai Ketua Pengurus Komisariat (PK) FSB GARTEKS KSBSI PT. Ricky Putra Globalindo Kabupaten Bogor Jawa Barat. Serta dipercaya sebagai bendahara tingkat pengurus cabang. Selama 2 periode memimpin serikat buruh tingkat perusahaan, Hamidah dikenal memiliki prinsip tegas. Serta berani mengambil risiko untuk membela anggota dan bendera organisasinya saat terjadi persoalan. Dia telah membuktikan bahwa perempuan itu bukan mahluk lemah.

“Perempuan juga bisa memimpin dan berkarakter kuat selama dia mau mengikuti proses dan tetap  belajar dari orang-orang sekitarnya,” kata Hamidah, saat diwawancarai melalui seluler, Selasa (14/6/2022). 

Hamidah mengatakan menjadi pemimpin serikat buruh di tingkat perusahaan itu banyak tantangannya. Sehingga dibutuhkan kesabaran, kebijakan serta pengorbanan waktu dan tenaga. Bahkan saat ada anggotanya sedang ada masalah ketenagakerjaan di perusahaan, dia harus tampil didepan untuk berbicara dengan manajemen perusahaan.

“Tapi saya mengakui, kelemahan saya sebagai Ketua PK. FSB GARTEKS KSBSI PT. Ricky Globalindo juga banyak selama memimpin organisasi. Karena tidak ada manusia yang sempurna,” ungkapnya.

Bulan September 2022 ini, masa jabatan dan kepengurusannya sebagai Ketua Ketua PK. FSB GARTEKS KSBSI PT. Ricky Globalindo akan berakhir. Lalu akan diganti oleh pengurus yang baru. Karena itu, Hamidah berharap pengurus yang terpilih nanti bisa lebih baik dari kepengurusannya. Serta harus lebih bisa membuat prestasi dan memperhatikan anggota di perusahaan.

 “Semoga Ketua PK. FSB GARTEKS KSBSI PT. Ricky Globalindo yang terpilih nanti bisa membawa nama organisasi lebih berwibawa dan anggotanya semakin bertambah. Karena pada Maret 2023 saya juga akan pensiun dari dunia kerja,” ungkapnya.

Selain itu, Hamidah menceritakan, sebenarnya banyak anggotanya yang tak menginginkan kepemimpinan berakhir. Namun dia menjelaskan seorang kader FSB GARTEKS KSBSI harus patuh pada aturan organisasi. Supaya regenerasi kepemimpinan tetap berjalan.

 “Saya yakin pasti akan ada pemimpin lebih bagus setelah kepengurusan kami berakhir. Dan semoga semakin banyak srikandi-srikandi FSB GARTEKS KSBSI yang lahir dari PT. Ricky Globalindo,” ucapnya.

Salah satu komitmen yang diperjuangkan Hamidah ketika dia  dipercaya Ketua PK FSB GARTEKS KSBSI PT. Ricky Globalindo adalah terlibat memperjuangkan melawan pelecehan dan kekerasan seksual di lingkungan kerja. Atau dikenal Gender Bassed Violence (GBV) dan mendorong hak kesetaraan gender di perusahaan tanpa ada diskriminasi. Dan akhirnya perusahaan pun menyambut baik perjuangan yang dia sampaikan. (AH)