ID ENG

Mengatasi Covid-19, Pengusaha dan Buruh Kerjasama Perlindungan Serta Keselamatan Kerja

Tanggal Publish: 07/08/2020, Oleh: DPP FSB Garteks

Pada Kamis, 6 Agustus 2020, perwakilan organisasi pengusaha dan serikat buruh/pekerja menyepakati kerja sama untuk melindungi keselamatan dan kesehatan kerja, kelangsungan usaha dan kesehatan kerja. Kesepakatan bersama ini khusus dilakukan sektor perusahaan sektor garmen, alas kaki berorientasi ekspor.

Sekadar tahu, deklarasi kerja sama ini dilatarbelakangi seruan organisasi perburuhan internasional (ILO), terkait kebijakan aksi di industri garmen bersama organisasi pengusaha internasional (IOE) berserta konfederasi serikat buruh/pekerja internasional (ITUC). Salah satu tujuan deklarasi untuk menghentikan rantai penyebaran Covid-19 dalam dunia kerja.

Termasuk, dampak pandemi yang terjadi berdampak pada melemahnya roda perekonomian global. Sehingga banyak perusahaan sektor garmen dan alas kaki di Indonesia banyak gulung tikar karena krisis yang terjadi. Menyikapi keterpurukan yang terjadi ini, sangat diperlukan sinergitas antara pengusaha dan serikat buruh untuk mencari solusinya.

Dalam komitmen itu, sebenarnya perwakilan pengusaha dan serikat buruh/pekerja memiliki pandangan yang sama. Bahwa, untuk mengatasi pandemic Covid-19, tidak bisa diselesaikan dengan jalan masing-masing. Melainkan harus memiliki semangat solidaritas dan saling melindungi untuk mengurangi jumlah pengangguran serta berkurangnya pendapatan perusahaan dampak Covid-19.

Intinya, komiten bersama tersebut nantinya diharapkan bisa merumuskan peluang membuka usaha setelah pandemi, melalui promosi dan implementasi dialog sosial berbasis itikad baik. Serta menemukan solusi inovatif dan dukungan.  

Nah, poin-poin komitmen kerja sama yang sudah disepakati diantaranya, kedua belah pihak menjamin keselamatan, kesehatan kerja buruh garmen dan alas kaki di Indonesia dimasa pandemi Covid-19. Kemudian  mendorong pelaksanaan standar perburuhan utama ILO, termasuk prinsip kebebasan berserikat sesui undang-undang standa perburuhan.

Lalu membuka ruang interaksi dengan organisasi dan lembaga lain untuk mendukung komitmen termasuk pemerintah. Khususnya dibidang dimana beragam bentuk dukungan dapat diberikan pemasok di Indonesia.

Ada pun  organisasi pengusaha dan perwakilan serikat buruh/pekerja yang menandatangi kesepakatan kerja sama seperti Federasi Serikat Pekerja Tekstil Sandang Kulit Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP TSK KSPSI) Federasi Serikat Pekerja Tekstil Sandang Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FS TSK SPSI), Serikat Pekerja Nasional (SPN) Federasi Serikat Buruh dan Garmen (FSB GARTEKS), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO). (AH)