ID ENG

Intruksi DEN KSBSI: Aksi Buruh 30 April Dibatalkan

Tanggal Publish: 25/04/2020, Oleh: DPP FSB Garteks

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat 24 April 2020 mengumumkan secara resmi menunda pembahasan ominubus lawa kluster Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) di Istana Merdeka Jakarta Pusat. Diharapkan penundaan pembahasan RUU ini menjadi bahan evaluasi dan melakukan kajian kembali pasal-pasal yang mendapat penolakan dari mayoritas buruh/pekerja.

Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DEN KSBSI) menyambut baik pidato resmi Jokowi terkait kebijakan menunda pembahasan RUU Ciptaker. Termasuk 10 federasi serikat buruh yang berafiliasi dengan KSBSI, dari anggota, Dewan Pengurus Cabang, Koordinator Wilayah (Korwil) tingkat provinsi ikut menyampaikan apresiasi positif.

Elly Rosita Silaban Presiden Konfederasi dalam keterangan resmi DEN KSBSI menyampaikan Presiden Jokowi sebaiknya mengkaji kembali subtansi pasal-pasal RUU Ciptaker yang menjadi perdebatan dikalangan buruh.

“DEN KSBSI meminta Presiden Jokowi bersama jajarannya bisa mengevaluasi RUU Ciptaker untuk kepentingan bangsa setelah pandemi Covid-19 berakhir nanti,” ujarnya dalam keterangan resmi tertulis, Jakarta, Sabtu 25 April 2020.

Menyikapi pemerintah telah resmi menunda pembahasan RUU Ciptaker, maka DEN KSBSI pun memutuskan untuk membatalkan rencana aksi buruh pada 30 April yang serentak dilakukan diberbagai daerah. “DEN KSBSI mengintruksikan kepada seluruh afiliasi federasi, pengurus tingkat cabang, komisariat dan anggota harus membatalkan rencana aksi demo buruh. Serta mematuhi himbauan pemerintah dalam pencegahan bahaya Covid-19,” tutupnya. (AH)