ID ENG

Gelar Membership Meeting, DPC FSB GARTEKS KSBSI Kota Bandung Optimis Tahun Depan Bangkit

Tanggal Publish: 19/12/2021, Oleh: DPP FSB Garteks

Hari ini, Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DPC FSB GARTEKS-KSBSI) Kota Bandung Jawa Barat mengadakan agenda Membership Meeting. Acara ini merupakan salah satu rutinitas pengkaderan untuk menyiapkan kemampuan dalam menjalankan roda organisasi.    

Ahmad Munir Ketua DPC FSB GARTEKS-KSBSI Kota Bandung mengatakan acara yang digelar ini tujuannya memperkuat konsolidasi internal. Dimana juga menjadi ajang evaluasi akhir tahun dari kegiatan dan program yang telah dilaksanakan. Baik dari pengurus cabang, Pengurus Komisariat (PK) dan anggota.

“Pengurus DPC FSB GARTEKS KSBSI Kota Bandung memang belum lama terbentuk. Jadi, sangat penting acara ini kami adakan untuk membangun kekuatan emosional supaya lebih kompak,” ucapnya, saat diwawancarai melalui seluler, Minggu (19/12/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Munir menyampaikan semua pengurus dan anggota sepakat untuk membenahi organisasi. Salah satunya semakin memperbaiki manajemen organisasi, mendata jumlah anggota melalui data base, iuran anggota dan penanganan advokasi terhadap buruh.

“Alhamdullilah, sejak beberapa bulan ini kondisi DPC  FSB GARTEKS KSBSI Kota Bandung sudah banyak berbenah. Semua pengurus rutin mengadakan pertemuan. Juga berkomitmen membesarkan organisasi dan jumlah anggota bertambah tahun ini,” ujarnya.

Kemudian, tim organizer untuk merekrut buruh maupun membentuk PK dan anggota sudah berjalan. Termasuk, sejauh ini, dia bersama pengurus rutin membangun komunikasi dengan buruh di tiap perwakilan perusahaan. Tantangan memang tetap ada,  tapi Munir optimis, FSB GARTEKS KSBSI di Kota Bandung pasti akan besar, selama dikerjakan dengan konsisten.

Selain itu, dia juga berkeinginan semua pengurus dari tingkat cabang dan pengurus komisariat harus benar-benar transparan mengelola keuangan organisasi. Uang iuran yang telah terkumpul ada baiknya digunakan kepada anggota. Seperti membuat pelatihan kepemimpinan serikat buruh, pengorganisiran, advokasi serta kegiatan lainnya.

“Prioritas yang akan kami lakukan kedepannya mulai memberikan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Sebab kalau FSB GARTEKS KSBSI Kota Bandung seandainya nantinya besar, tapi SDM nya lemah saya pikir ini bisa berbahaya. Jadi militansi dan intelektual itu harus seimbang di serikat buruh,” ungkapnya.  

Pihaknya juga tahun depan berniat memperkuat tim hukum untuk internal organisasi. Pasalnya, selama ini mereka masih ketergantungan dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPP GARTEKS KSBSI, kalau ada anggotanya menghadapi masalah ketenagakerjaan. “Sudah waktunya kami ingin mengurangi beban dari pengurus pusat dan ingin mandiri menangani masalah hukum,” jelasnya.

Intinya, tahun ini aura gerakan FSB GARTEKS KSBSI Kota Bandung terlihat bangkit. Semakin menunjukan sikap dalam aksi demo menolak upah beberapa waktu lalu. Terakhir, dia menyampaikan tidak mau menargetkan berapa jumlah PK dan anggota akan ditambah pada 2022 nanti. “Namun kerja-kerja pengorganisiran buruh sudah kami lakukan tahun ini. Semoga tahun depan hasilnya maksimal,” tutupnya. (AH)