ID ENG

FSB GARTEKS Kembali Bentuk Pengurus Komisariat di Kabupaten Karawang

Tanggal Publish: 06/06/2021, Oleh: DPP FSB Garteks

Federasi Serikat Buruh Garmen Kerajinan Tekstil Kulit (FSB GARTEKS) di Kabupaten Karawang Jawa Barat semakin mengalami kemajuan. Hal tersebut ditunjukan dengan dibentuknya kembali Pengurus Komisariat (PK) baru disalah satu perusahaan. Rencananya, daerah ini salah satu target pengembangan organisasi untuk dijadikan setingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) untuk kedepannya.

Tri Pamungkas Ketua Bidang Konsolidasi DPP FSB GARTEKS mengatakan, keberhasilan membentuk PK yang baru ini salah satu langkah positif. Daerah Karawang sendiri merupakan daerah industri dan pertumbuhan serikat buruh/pekerjanya terbilang dinamis.

“Tapi kehadiran FSB GARTEKS mulai diterima oleh buruh di Karawang. Hal ini terlihat jumlah anggota dan PK semakin bertambah,” ucapnya, Minggu (6/6/21).

Tri menjelaskan alasan buruh di Karawang mau bergabung ke FSB GARTEKS karena dia menerapkan pola pergerakan dan pembinaan yang konsisten. Sehingga gerakan ini menjadi magnet dan buruh di Karawang pun akhirnya memutuskan siap bergabung.

“Masih ada lagi buruh dibeberapa perusahaan yang telah menghubungi kami dan menyatakan siap bergabung dengan FSB GARTEKS dalam waktu dekat ini,” terangnya.

Sarannya, bagi buruh di Karawang yang belum berserikat supaya bergabung di FSB GARTEKS. Karena, ciri khas serikat buruhnya menjunjung tinggi musyawarah mufakat. Serta mengedepankan dialog sosial dalam menyelesaikan perselisihan ditingkat perusahaan. Dan sikap aksi demo buruh adalah jalan terakhir, ketika upaya dialog tidak ada titik temu.

“FSB GARTEKS juga tetap mengedepankan kerja profesional dalam menyelesaikan perselisihan hubungan baik yang sifatnya perdata maupun pidana,” imbuhnya.  

Selain itu, keterlibatan kader FSB GARTEKS dalam upaya Uji Materi atas disahkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, membuktikan keberpihakan kepada anggota dan buruh diseluruh Indonesia. Ia berharap pengurus dan anggota FSB GARTEKS dibeberapa wilayah penyangga ibukota negara, seperti Karawang dapat memberikan warna gerakannya untuk buruh.  

“Semoga tidak ada lagi perusahaan tutup karena kerugian yang disebabkan aksi pemogokan kerja buruh akibat dari kebuntuan dialog dalam upaya penyelesaian perselisihan industrial,” ucapnya.

Sekadar tahun, serikat buruh FSB GARTEKS adalah afiliasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) yang cukup dikenal pergerakannya. Baik dari tingkat nasional dan daerah untuk mengadvokasi dan menyikapi isu perburuhan.

“Ditingkat internasional FSB GARTEKS juga berafiliasi dengan industriAll,” terangnya.

Dalam urusan data jumlah cabang dan anggota, FSB GARTEKS sudah beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi, melalui sistem online.  Sehingga semua anggota sangat cepat dan mudah mengaksesnya. Terakhir, dia mengatakan pelayanan online yang sudah diberikan bisa menambah wawasan ke semua anggota.

“Intinya pelayanan FSB GARTEKS tak hanya melakukan perekrutan, pendidikan dan melakukan advokasi terhadap anggota pada saat terjadi perselisihan saja,” tandasnya. (AH)