ID ENG

Dukung Solidaritas, SPTP CSI PT. Chang Shin Indonesia Siap Aksi Demo di PK FSB GARTEKS KSBSI PT. Ching Luh Indonesia dan PK PT. Victory Ching Luh Indonesia

Tanggal Publish: 05/11/2021, Oleh: DPP FSB Garteks

Pada Kamis (4/11/2021), jajaran Pengurus Serikat Pekerja Tingkat Perusahaan (SPTP) CSI PT. Chang Shin Indonesia mengunjungi Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DPC FSB GARTEKS KSBSI) Tangerang Raya Banten. Pertemuan tersebut juga sebagai ajang konsolidasi.

Dalam kesempatan kunjungan itu, Ade Priyatna Ketua SPTP CSI PT. Chang Shin Indonesia menyampaikan rasa prihatin dengan beberapa kasus hubungan industrial yang terjadi di DPC FSB GARTEKS KSBSI Tangerang Raya. Hal ini disebabkan terjadi kasus pemberangusan serikat buruh (union busting) serta diskiriminasi terhadap Pengurus Komisariat (PK) PK FSB GARTEKS KSBSI PT. Ching Luh Indonesia dan  PK PT. Victory Ching Luh Indonesia.

                                                                                                                                                                                  “2 "2 perusahaan ini adalah supplier brand Nike seperti produksi di PT. Chang Shin Indonesia,” ucapnya.

Ade Priyatna menegaskan keluarga besar SPTP CSI PT. Chang Shin Indonesia yang juga bagian dari keluarga besar FSB GARTEKS merasa kecewa terhadap 2 perusahaan tersebut. Karena kebebasan berserikat adalah hak buruh yang sudah diatur dan dilindungi dalam undang-undang.

“Kami bagian dari afiliasi FSB GARTEKS KSBSI prihatin terhadap kawan-kawan PK FSB GARTEKS yang ditolak hadir di PT. Ching Luh Indonesia serta di PT. Victory Ching Luh Indonesia yang mengalami diskriminasi,” tegasnya.

Ade Priyatna yang biasa disapa Dheblenk ini menyampaikan ikut mendukung rencana aksi demo yang segera dilakukan DPC FSB GARTEKS KSBSI Tangerang Raya  pada 8-12 November 2021 ini. Pihaknya memastikan bakal ikut terlibat menurunkan pengurus dan anggotanya turun aksi demo sebanyak 500 orang.

“Alasan kami ikut terlibat aksi demo karena karena solidaritas buruh. Dan cukup beralasan akibat terjadi dugaan praktik dugaan union busting di PT. Ching Luh Indonesia serta Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap 5 orang PK FSB GARTEKS PT Ching Luh Indonesia,” jelasnya.

Kelima orang yang di PHK adalah Muhamad Robinsih (Ketua PK) di PHK dengan alasan melakukan tindakan Indisipliner, Muhamad Fajar (wakil sekertaris PK) di PHK sepihak dengan alasan Efisiensi, keduanya di PHK pada 13 Agustus 2021 lalu. 

Kemudian Yanmi Greath Malinda (wakil ketua PK), Hendri (Sekertaris) dan Agus Hermawan (Bendahara). Ketiganya di PHK pada tanggal 30 September 2021 lalu dengan tuduhan melakukan tindakan indisipliner atau tidak mencapat target, yang sebelumnya dilakuka mutasi terlebih dahulu. 

“Saya juga sangat mengapresiasi kepada DPP FSB GARTEKS KSBSI yang telah melakukan upaya non litigasi dengan komplain/protes ke Nike Internasional,” ucapnya.

Sementara Erwinanto Wakil Ketua Bidang Konsolidasi DPC FSB GARTEKS KSBSI Tangerang Raya sangat mengapresiasi kepada keluarga besar FSB GARTEKS PT. Chang Shin Indonesia yang memproduksi brand Nike. Karena ikut mendukung rencana aksi demo dalam waktu dekat ini. Ia menerangkan konsolidasi internal organisasi dan skema aksi sudah dimatangkan.

“Segala atribut aksi juga telah disiapkan oleh tim dan sudah mencapai 80 persen. Harapan kami, saat demo berlangsung semua elemen dapat bergabung untuk membuka mata dunia. Bahwa tidak selamanya perusahaan supplier brand Nike menjalankan kebebasan berserikat atau dikenal Protokol FoA dan CoC. Semoga aksi nanti berjalan dengan lancar dan perusahaan segera merespon,” tandasnya. (AH)