ID ENG

DPC FSB GARTEKS Tangerang Raya Ucapkan Selamat atas Dilantiknya Agung Ardiansyah Sebagai Kepala Pengawasan Ketenagakerjaan 1 Kabupaten Tangerang

Tanggal Publish: 23/08/2021, Oleh: DPP FSB Garteks

Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Buruh Garmen Kerajinan Tekstil Kulit dan Sentra Industri Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DPC FSB GARTEKS-KSBSI) Tangerang Raya mengucapkan selamat atas Agung Ardiansyah S.H.,MM. Dirinya baru terpilih Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengawasan Ketenagakerjaan 1 Wilayah Kabupaten Tangerang-Dinas Ketenakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten.  

Tri Pamungkas Ketua Cabang DPC FSB GARTEKS KSBSI Tangerang Raya mengatakan semoga kepemimpinan Agung Ardiansyah bisa amanah dan membawa perubahan signifikan di Kabupaten Tangerang. Pasalnya, selama ini aktivis buruh menilai kinerja pengawas ketenagakerjaan kurang maksimal dalam penanganan dan pengaduan dari serikat pekerja/serikat buruh.

“Salah satu kendalanya memang karena banyaknya kasus perburuhan. Terkait prasyarat kerja yang merupakan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) pengawas ketenagakerjaan. Tapi intinya kami anggap memang belum maksimal,” ucap Tri, Senin (23/8/21).

Kabupaten Tangerang sendiri dikenal salah satu wilayah industri dengan slogan kota ‘Seribu Industri’. Serta menjadi penyangga Ibukota dan menjadi magnet urbanisasi masyarakat pencari kerja. Karena itulah, Tri meminta kinerja pengawas harus berani menindak pelaku usaha nakal yang menzalimi buruh.

‘Kami butuh pemimpin yang berani memihak keadilan. Karena figur pemimpin yang memiliki ketegasan dari pengawas ketenagakerjaan salah satu faktor terciptanya kepastian kerja dan kesejahteraan kaum buruh di Kabupaten Tangerang,” terangnya.

Sebelum dipercaya menjabat posisi strategis ini, Agung Ardiansyah sudah akrab dengan aktivis serikat pekerja/buruh (SP/SB) dan pelaku usaha. dan sering melakukan dialog. “Jadi, kalau Pemerintah Daerah Provinsi Banten melalui Disnakertrans Provinsi Banten menunjuk  beliau sebagai Kepala UPT Pengawasan ketenagakerjaan 1 Wilayah Kabupaten Tangerang, memang sudah tepat,” kata Tri.  

Selain itu, pihaknya juga berharap pola pola pembinaan untuk SP/SB dari Disnakertrans Provinsi Banten bisa menerapkan pembinaan serikat buruh yang telah memiliki Tanda Bukti Nomor Pencatatan organisasi dari Dinas Tenaga Kerja diwilayah masing-masing.

“Sebab, selama ini masih minim pola pembinaan dari pemerintah dan masih minim melibatkan aktivis buruh dalam upaya mengatasi Pandemi Covid -19,” tandasnya. (AH)