ID ENG

DPC FSB GARTEKS Solo Raya Sukses Bentuk Pengurus Komisariat Baru

Tanggal Publish: 23/05/2021, Oleh: DPP FSB Garteks

Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Buruh Garmen Kerajinan Tekstil Kulit (FSB GARTEKS) Solo Raya Jawa Tengah berhasil membentuk Pengurus Komisariat (PK) PT Kenindo Grand Sejahtera. Agenda pengukuhan ini dilaksanakan pada 21 Mei 5 2021. Serta dihadiri Trisnur Priyanto Sekjen FSB GARTEKS, Toto Susilo Wakil Ketua Bidang Konsolidasi DPP FSB GARTEKS dan Asmadi Ariyapraja Kohar Ketua Bidang Konsolidasi DPC FSB GARTEKS Tangerang Banten.

Sutrisno Ketua Cabang FSB GARTEKS Solo Raya Jawa Tengah mengatakan dibentuknya Pengurus Komisariat (PK) sebenarnya sudah lama ingin dibentuk. Namun keinginan ini akhirnya terwujud bulan ini. Dia sampaikan keinginan mereka bergabung memang tak jauh dari masalah hak normativ buruh di dunia kerja.

“Salah satunya masalah PKWT belum ada kejelasan. Termasuk banyak yang sudah bekerja selama bertahun-tahun masih PKWT, tanpa ada jeda. Dan masih banyak lagi masalah masalah hak buruh yang diabaikan pihak perusahaan,” ucapnya saat diwawancarai lewat seluler, Sabtu (22/5/21).

Sutrisno menyampaikan kalau buruh memutuskan bergabung dengan FSB GARTEKS, harus siap berjuang serta membangun semangat militansi. Sebab nasib buruh tidak akan berubah, kalau tidak ada membangun kesadaran dari diri sendiri.

“Struktur kepengurusan dari ketua, sekretaris dan bendahara PK PT Kenindo Grand Sejahtera sudah terbentuk. Selanjutnya proses pencatatan segera dilakukan Suku Dinas Ketenagakerkaan terdekat,” ungkapnya.

Tugas selanjutnya, Sutrisno menyampaikan setiap pengurus dan anggota harus bisa menambah jumlah anggota untuk kedepannya.  Misalnya, kalau yang baru bergabung masih 17 orang, maka ditargetkan untuk bulan depan kelipatannya menjadi 34 orang.

“Saya tetap berkeinginan membesarkan FSB GARTEKS diwilayah Solo dan sekitarnya. Saat ini kami sedang bermitra dengan gajimu.com untuk agenda penambahan jumlah PK baru. Sudah ada 5 PK yang dibentuk dan tahun ini kami menargetkan 3 PK,” jelasnya.

Dia berharap, bertambahnya jumlah PK akan bertambah pula jumlah anggota. Sehingga posisi tawar DPC FSB GARTEKS Solo Raya semakin kuat di mata pemerintah dan lintas serikat buruh/pekerja. Harus diakui, mengorganisir buruh diwilayah masih penuh tantangan. Sebab paradigma berpikir buruh ketika bekerja di perusahaan dianggap ‘utang budi’.

“Sementara hak-hak normativ mereka ketika bekerja banyak terjadi pelanggaran,” ucapnya.

Nah, dengan hadirnya FB GARTEKS di Kota Solo, Sutrisno menyampaikan ingin membangun kesadaran. Bahwa hak buruh harus diperjuangkan sesuai peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Intinya, menciptakan sikap kritis harus terus dilakukan.

“Mudah-mudahan bergabungnya orang-orang muda di DPC FSB GARTEKS Solo Raya, mereka nanti bisa menjadi militant dan mau membangun budaya baru yang bersikap militant memperjuangkan hak buruh,” tandasnya. (AH)