ID ENG

DPC FSB GARTEKS KSBSI Sukabumi: Kendala Ada, Peluang Juga Besar Membesarkan Organisasi

Tanggal Publish: 21/01/2021, Oleh: DPP FSB Garteks

Abdul Aziz Pristiadi Ketua DPC Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FSB GARTEKS-KSBSI)Sukabumi Jawa Barat mengatakan akan tetap berkomitmen membesarkan organisasi. Aktivitas konsolidasi dan pemetaan basis buruh masih rutin dibahas. Pada akhir 2020, telah membentuk satu Pengurus Komisariat (PK). Dan untuk target tahun ini, pihaknya berupaya menambah jumlah PK dan anggota baru.

“Sudah ada perwakilan buruh yang bekerja perusahaan seperti di PT Pratama Abadi, PT Olimpic dan PT GSI dalam proses penjajakan untuk kami rekrut menjadi anggota, sekaligus nantinya didirikan perwakilan PK,” ujarnya, saat diwawancarai melalui seluler, Kamis (21/1/21).

Kata Aziz, Kabupaten Sukabumi sangat berpotensi menjadi basis pergerakan buruh. Karena, wilayah tersebut memang terdapat daerah industri yang terbilang pesat. Bahkan, tahun ini beberapa investor sudah masuk untuk membuka perusahaan, khususnya di Kecamatan Cikembar.

“Jadi potensi itu sangat besar,” ungkapnya.

Karena itu, komitmen dan kerja keras sangat dibutuhkan untuk membesarkan FSB GARTEKS KSBSI. Walau ia tak membantah, dalam proses pengembangan organisasi banyak kendala dan keterbatasan. Terutama soal Sumber Daya Manusia (SDM) di kepengurusan tingkat cabang.

“Walau sedang dihadapkan masalah keterbatasan SDM, tapi kami tetap membangun optimis bendera GARTEKS KSBSI di Sukabumi kedepannya bisa berkibar dengan berwibawa,” ucapnya.

Strategi yang akan dilakukan tahun ini dalam mengembangkan organisasi, dia akan memakai pola komunikasi yang lebih intens kepada buruh yang akan dijadikan anggota. Karena, karakter buruh di Sukabumi memang tidak bisa satu kali tatap muka dan berdialog saja untuk bisa merekrut mereka.

“Butuh proses penjajakan komunikasi yang lumayan panjang, sampai akhirnya mereka yakin kalau FSB GARTEKS KSBSI menjadi rumah perjuangan buruh,” imbuhnya.

Selain itu, Aziz menyampaikan tahun ini pihaknya fokus pada penataan sampai peningkatan kwalitas SDM. Sebenarnya, FSB GARTEKS KSBSI di Sukabumi sekarang ini telah memiliki jaringan lintas serikat buruh/pekerja dan birokrasi. Artinya, setiap tahun posisi tawar organisasi yang dipimpinnya sudah mempunyai posisi tawar kalau untuk tingkat eksternal.

“Kami juga sudah sering menyikapi isu-isu lokal masalah perburuhan. Bahkan pada saat aksi demo penolakan Undang-Undang Cipta Kerja, FSB GARTEKS KSBSI Sukabumi turun ke jalan,” jelasnya.

Intinya, untuk memperkuat posisi tawar, Aziz menegaskan harus memperkuat basis anggota dan penambahan jumlah PK ditiap perusahaan. Karena, serikat buruh yang diperhitungkan memang memiliki anggota yang disiplin dan terdidik. “Tahun ini ada 8 perusahaan ditargetkan menjadi basis PK. Kami mohon dukungan doa, semoga bisa berjalan baik kalau dikerjakan penuh keyakinan dan semangat. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus pusat DPP FSB GARTEKS KSBSI tahun ini dan memohon dukungan membesarkan organisasi,” tutupnya. (AH)