ID ENG

DPC FSB GARTEKS KSBSI Kabupaten Serang Diskusi Rantai Pasok Perusahaan Multinasional

Tanggal Publish: 25/10/2021, Oleh: DPP FSB Garteks

Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DPC FSB GARTEKS KSBSI) Kabupaten Serang Banten mengadakan Rapat kerja Cabang (Rakercab) sekaligus mengadakan membership meeting. Dengan mengangkat tema ‘Penguatan Buruh Perusahaan Multinasional dan Rantai Pasok’.  Diadakan selama 2 hari, pada Sabtu-Minggu, 23 dan 24 Oktober 2021, Pantai Anyer Banten.

Trisnur Priyanto Sekjen FSB GARTEKS KSBSI mengatakan agenda ini pelatihan ini bagian tanggung jawab organisasi dalam meningkatkan lapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Dia menjelaskan posisi Pengurus Komisariat (PK) itu garda terdepan serikat buruh. Karena langsung berperan besar untuk membesarkan organisasi di lingkungan perusahaan.

Dia menegaskan, semakin besar jumlah anggota serikat buruh, maka semakin kuat juga posisi tawarnya dihadapan pemerintah dan pengusaha. Karena itulah, Trisnur menginginkan pengurus dan anggota ditingkat perusahaan terus belajar dalam mengembangkan diri menjadi pemimpin serikat buruh.

“DPP dan DPC FSB GARTEKS KSBSI hanya bertanggung jawab memberikan pelatihan dan pengkaderan. Dan saya berharap, kalian nantinya yang meneruskan tongkat estafet kepemimpinan organisasi,” jelasnya.

Maria Emeninta dari IIWE KSBSI dalam pemaparannya mengatakan gerakan DPC FSB GARTEKS Kabupaten Serang terbilang berhasil membangun gerakan basis buruhnya sampai akar rumput. Termasuk, Pengurus Komisariat (PK) dibeberapa rantai pasok perusahaan multinasional juga sudah ada perwakilannya.

“Saya berharap DPC FSB GARTEKS KSBSI Serang tetap rutin melakukan pengkaderan dan pelatihan kepada kader-kader muda. Agar regenerasi kepemimpinan tetap berjalan dan penuh inovasi,” jelasnya.

Dia menyampaikan agar FSB GARTEKS KSBSI semakin fokus pada isu ketenagakerjaan, khususnya dalam isu rantai pasok perusahaan multinasional. Sebab pada tahun 2012, salah satu keputusan kongres KSBSI memutuskan fokus mengikuti isu dan regulasi perusahaan multinasional di Indonesia.

“Sebab berdasarkan pemantauan, perusahaan multinasional di Indonesia setiap tahunnya semakin tumbuh subur. Dan FSB GARTEKS KSBSI ditunjuk menjadi garda terdepan melakukan pengorganisiran dan advokasi perusahaan-perusahaan multinasional seperti di Tangerang, Serang dan daerah lainnya,” ucapnya.  

Peran IIWE sendiri berperan memfasilitasi dan membangun kampanye isu sektoral perusahaan multinasional. Seperti advokasi tuntutan kenaikan terkait upah murah, sistem kerja kontrak. Serta mendesak regulasi di tingkat perusahaan agar lebih memihak kesejahteraan buruh. Intinya, jaringan internasional sangat perlu membantu menyelesaikan persoalan buruh dalam bentuk sosial dialog.

Acara Rakercab FSB GARTEKS KSBSI dihadiri Elly Rosita Silaban, Dedi Hardianto (Presiden dan Sekjen) KSBSI, Tri Pamungkas Ketua DPP FSB GARTEKS KSBSI, perwakilan DPC FSB GARTEKS KSBSI Kabupaten Tangerang, serta tamu undangan lainnya. (AH)