ID ENG

DPC FSB GARTEKS Kabupaten Bogor Gelar Dialog Dengan Mias Muchtar, Masalah Jaminan Pensiun di PT. Ricky Putra Globalindo Akhirnya Terselesaikan

Tanggal Publish: 14/02/2022, Oleh: DPP FSB Garteks

Hari ini, Dewan Pengurus Cabang Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri (DPC FSB GARTEKS) Kabupaten Bogor mengadakan diskusi seputar ketenagakerjaan dan memahami program jaminan sosial. Acara ini dihadiri Mias Muchtar Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Bogor, perwakilan manajemen PT. Ricky Globalindo, serta pengurus dan anggota.  

Wadiyo Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) FSB GARTEKS Kabupaten Bogor Jawa Barat mengatakan acara sosialisasi diadakan di kantor sekretariatnya. Dan sebelumnya memang ada latar belakang persoalan pengurus dan anggotanya di Pengurus Komisariat (PK) FSB GARTEKS PT Ricky Globalindo, terkait masalah program BPJS Ketenagakerjaan soal Jaminan Pensiun (JP).

“Sebelumnya kami sudah melakukan audiensi ke salah satu pengurus pusat Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Wadiyo, saat diwawancarai melalui seluler, Senin (14/2/2022).

Saat audiensi, pihak Pengawas BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa aturan potongan JP itu tidak ada dan pihak perusahaan tidak boleh memotongnya. Setelah audiensi, Wadiyo juga mengatakan langsung membangun komunikasi dengan pihak perusahan. Dalam  dialog itu, pihak manajemen perusahaan menegaskan bahwa bagi pekerja yang belum pensiun tidak ada potongan JP lagi.

“Lalu kami juga menanyakan ke manajemen perusahaan, bagaimana status pekerja yang sudah pensiun, apakah ada potongan JP? Kemudian mereka menjawab masalah ini akan diselesaikan dengan BPJS Ketenagakerjaan dan perwakilan serikat buruh,” ujarnya.

Setelah diatur jadwal yang tepat, akhirnya pihak BPJS Ketenagakerjaan, manajemen perusahaan dan FSB GARTEKS Kabupaten Bogor pun akhirnya melakukan pertemuan. Ada beberapa agenda yang dibahas, diantaranya penyelesaian masalah JP di PK FSB GARTEKS PT. Ricky Globalindo, kemudian sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan.

“Untuk masalah kawan-kawan di PK FSB GARTEKS PT. Ricky Globalindo, akhirnya disepakati pihak perusahaan menyetujui untuk tidak melakukan pemotongan JP,” ujarnya.

Setelah itu, Wadiyo mengatakan pengurus DPC FSB GARTEKS Kabupaten Bogor pun menanyakan program apa saja yang sedang dijalankan oleh BPJS Ketenagakerjaan sekarang ini. Diantaranya membahas tentang program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Dimana, pihaknya bertanya sejauh mana program ini bermanfaat untuk buruh selama bekerja.

Kemudian, dilanjutkan membahas tentang terbitnya Permenaker  Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Jaminan Hari Tua (JHT) yang sedang kontroversial dengan buruh sekarang ini. Intinya, Wadiyo mengatakan terkait Permenaker tersebut tinggal menunggu intruksi dari DPP FSB GARTEKS.

“Diskusi dan sosialisasi yang disampaikan pak Mias Muchtar Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Bogor membawa pencerahan. Beliau juga menyampaikan pihaknya akan mengundang DPC FSB GARTEKS Kabupaten Bogor dalam acara sosialisasi program jaminan sosial untuk buruh,” tutupnya. (AH)