ID ENG

Di Agenda Rakernas Buruh GARTEKS, Presiden KSBSI Tegaskan Buruh Perempuan Harus Bangkit

Tanggal Publish: 17/10/2019, Oleh: DPP FSB Garteks

Elly Rosita Silaban Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) mengatakan kepemimpin perempuan di serikat buruh masih minim di Indonesia. Hal ini disebabkan karena banyak perempuan yang masih kurang percaya diri menjadi pemimpin. Walau sebenarnya banyak buruh perempuan sebenarnya berbakat memimpin.

Dia juga menerangkan bahwa masih banyak yang membangun stigma kalau perempuan sebagai mahluk lemah. Sehingga perempuan dinilai tak layak menjalankan roda organisasi atau dipandang sebelah mata. Kalau pun diberi kepercayaan, Elly mengatakan perempuan masih banyak ditempatkan bukan pada posisi pengambil keputusan.

“Bicara kepemimpinan bukan mempersoalkan fisik yang lemah. Kriteria seorang pemimpin harus memiliki latar belakang integritas, kejujuran, rendah hati serta mampu membangun solidaritas untuk perubahan,” ujarnya dalam kata sambutan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FSB GARTEKS KSBSI, di Hotel Aston Pandanaran, Semarang, Jawa Tengah (15/10/19).

Lanjutnya, Elly mengatakan, ditengah banyangan stigma perempuan masih dianggap perempuan lemah, dia mendorong FSB GARTEKS KSBSI harus menjadi serikat buruh yang bisa melahirkan kepemimpinan buruh perempuan sampai tingkat nasional. Sebab, perlakuan diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan di Indonesia masih tinggi, termasuk dalam dunia kerja di sektor garmen dan tekstil.

“Jika banyak buruh perempuan bangkit dan memimpin di serikat buruh, maka hak-hak perempuan akan banyak yang bisa diperjuangkan. Seperti memperjuangkan hak cuti 14 minggu melahirkan dalam perusahaan,” jelasnya.

Selain itu, Elly menilai FSB GARTEKS KSBSI sudah memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan buruh perempuan. Dengan rutin melakukan program pelatihan kepemimpinan organisasi  dan Gender Bassed Vilonce (GBV). Dia pun berharap bagi buruh perempuan GARTEKS yang sudah mengikuti program pelatihan agar bisa mengkatualisasikan ilmu kepemimpinan didalam organisasi serikat buruh dan perusahaan.

Pada agenda Rakernas FSB GARTEKS KSBSI yang diadakan tahun ini, Elly pun berharap semua pengurus yang berkumpul harus bisa menghasilkan ide dan gagasan yang bisa membesarkan organisasi untuk kedepannya. Dalam 4 tahun ini, Elly mengapresiasi dengan kehadiran cabang baru banyak berdiri, khususnya diwilayah Jawa Tengah. (AH)