ID ENG

Desak Keluarkan Kluster Ketenagakerjaan Dari UU Cipta Kerja, DEN KSBSI Intruksikan 10 Agustus Aksi Nasional

Tanggal Publish: 01/08/2022, Oleh: DPP FSB Garteks

Dewan Eksekutif Nasional (DEN) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menyerukan kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) federasi afiliasi untuk mengintruksikan semua Dewan Pengurus Cabang (DPC) melakukan aksi demo pada 10 Agustus 2022. Sikap aksi demo nasional ini langsung dibawah tanggung jawab Elly Rosita Silaban Presiden KSBSI dan Dedi Hardianto Sekretaris Jenderal KSBSI.

Dalam surat resmi DEN KSBSI yang diterbitkan pad 28 Juli dan diberikan kepada semua DPP Federasi yang berafiliasi, meminta kepada semua anggotanya pada saat aksi demo nanti berjalan tertib dan mematuhi aturan hukum. Serta mengerahkan massa semaksimal mungkin. Nh, bagi setiap pengurus tingkat DPC diperintahkan melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD tingka I dan II masing-masing.

Adapun tuntutan aksi demo yang telah disepakat dan akan disuarakan adalah:

  1. Mendesak DPR RI untuk mengeluarkan kluster ketenagakerjaan dan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.
  2. Mendesak Presiden RI untuk segera menerbitkan Perppu Penangguhan Keberlakuan kluster ketenagakerjaan dai UU Cipta Kerja dan memberlakukan UU No. 13 Tahun 2003 secara utuh.

Sebelumnya, Dedi Hardianto menegaskan KSBSI dalam surat resminya bernomor B.090/Eks/DEN KSBSI/VIII/2022, secara tegas menyatakan bahwa  KSBSI bagian dari Aliansi Sejuta Buruh. Dimana telah memutuskan bakal turun aksi demo pada 10 Agustus 2022 bersama buruh yang sejalan dengan perjuangan KSBSI. (AH)