ID ENG

Aliansi Buruh Jawa Tengah Bakal Demo Kenaikan Upah 2022, Desak Ganjar Pranowo Perhatikan Nasib Buruh

Tanggal Publish: 01/11/2021, Oleh: DPP FSB Garteks

Menyikapi soal wacana upah, Aliansi Buruh Jawa Tengah mendesak agar Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah segera menaikan upah buruh di wilayahnya. Rencananya, aktivis  serikat buruh ini juga bakal menggalang massa buruh untuk turun ke jalan. Menuntut agar Upah Minimum Provinsi (UMP)dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) pada 2022 nanti.

Toto Susilo Sekretaris Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (Sekwil KSBSI) Jawa Tengah membenarkan bahwa aktivis serikat buruh/pekerja diwilayah tersebut sedang membangun Aliansi Buruh Jawa Tengah. Dan sedang meminta Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah untuk memperhatikan kesejahteraan buruh.

Karena, upah buruh di Jawa Tengah pada umumnya masih jauh dari layak. Padahal, wilayah ini sedang menuju daerah industri. Oleh sebab itulah, aktivis serikat buruh/pekerja memutuskan membuat aliansi, untuk menyatukan pendapat, bahwa buruh berhak mendapatkan upah dan kesejahteraan yang layak.

“Sebelum melakukan aksi demo, rencananya tanggal 4 bulan ini kami akan melakukan audiensi dengan Ganjar Pranowo. Sebab tanggal  5 November besok kabarnya akan turun Surat Keputusan (SK) UMP 2022,” ucapnya, Senin (1/11/2022).

Nah, untuk aksi turun ke jalan, Toto Susilo menyampaikan berdasarkan hasil rapat bersama Aliansi Buruh Jawa Tengah, diputuskan pada 15 sampai 19 bulan ini buruh akan melakukan demo serentak diberbagai kabupaten/kota. Dengan tuntutan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Karena SK UMK kabarnya akan terbit tanggal 20 November 2021.

Ia mengatakan untuk tuntutan kenaikan UMP dan UMK sebesar 16 persen. Dan sejauh ini, pihaknya masih terus melakukan upaya komunikasi dengan orang dalam Ganjar Pranowo, agar bisa berdialog. Kabarnya Ganjar Pranowo sudah mengetahui gerakan Aliansi Buruh Jawa Tengah.

Dia juga mengatakan sebenarnya hari ini pihaknya memang sudah ada jadwal audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, tapi berhubung beliau mendadak ada pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan, akhirnya pertemuan ditunda.

“Semoga tanggal 4 ini kami bisa diterima audiensi Gubernur Jawa Tengah dan menerima aspirasi buruh,” kata Toto Susilo yang juga saat ini menjabat Ketua Cabang DPC FSB GARTEKS Kabupaten Jepara.

Tepatnya, rencana aksi demo akan dilakukan di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Karena tanda tangan SK UMK memang di tempat Ganjar Pranowo beraktivitas kerja. Untuk esitmasi massa buruh yang akan demo, dia belum memastikan berapa peserta aksi yang akan diturunkan.

“Nanti kami putuskan berapa jumlah peserta aksi demo buruh setelah terjadi audiensi dengan pak gubernur,” ujarnya.

Aliansi Buruh Jawa Tengah yang berencana melakukan aksi demo kenaikan upah 2022 diantaranya, KSBSI Jawa Tengah, KASBI Jawa Tengah, SP-PUGB, SP-FARKES, FS-PLN, FSPIP KASBI, SPN, FS PIN, FSPMI, SERBUK Jateng, SBMCC, SPMLM Jateng, YLBHI-LBH Jateng. (AH)