ID EN

Aksi Peduli FSB GARTEKS KSBSI Bogor Untuk Korban Tsunami Banten-Lampung

Tanggal Publish: 27/12/2018, Oleh: DPP FSB Garteks

Tanpa banyak rapat formal, pasca bencana ombak Tsunami yang menghantam wilayah Pandeglang, Banten sekitarnya dan Lampung Selatan, aktivis buruh Federasi Serikat Buruh Garmen Tekstil dan Sentra Industri, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSB GARTEKS KSBSI) bergerak cepat mendirikan “Posko Kemanusiaan” ditiap cabang masing-masing. Seperti FSB GARTEKS KSBSI Cabang Kabupaten Serang, Tangerang Raya, Bandung, Majalengka, Semarang dan Kabupaten Bogor, pengurus dan anggotanya sudah turun ke jalan dan pabrik melakukan penggalangan dana kemanusiaan.

Faisal, Sekretaris DPC FSB GARTEKS KSBSI Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengatakan aksi kemanusiaan yang dilakukan hari ini berangkat dari solidaritas bersama untuk membantu korban bencana Tsunami yang terjadi di Pandeglang dan Lampung Selatan. Dijelaskannya juga, aksi kemanusiaan dengan melakukan penggalangan dana bergerak dari pagi sampai siang hari yang melibatkan pengurus tingkat cabang dan pengurus komisariat (PK) tingkat perusahaan.

“Aksi kemanusiaan penggalangan dana dimulai dari PT Ricky Putra kemudian bergerak ke Pasar Citereup dan sekitarnya. Kami berterima kasih kepada PT Ricky Putra dan masyarakat yang ikut memberikan dukungan moral dan bantuan dana kemanusiaan. Aksi kemanusiaan yang kami lakukan juga mendapat respon yang positif,” ujarnya, Bogor, 27 Desember 2018.

Selain melakukan aksi penggalangan dana, Faisal bersama rekan-rekannya juga menyampaikan dirinya ikut mengumpulkan minuman dan makanan cepat saji, selimut dan baju bayi untuk kebutuhan korban bencana Tsunami. Rencananya, hasil sumbangan pengumpulan dana yang sudah dilakukan, akan segera dikirim secepatnya.

Dia juga menegaskan bahwa aksi kemanusiaan yang dilakukan menunjukan bahwa serikat buruh tetap memiliki solidaritas kemanusiaan. Serikat buruh juga tidak hanya dipandang hanya jagoan demo buruh, tapi bisa menunjukan eksistensinya kepada pemerintah dan pengusaha, kalau aktivis buruh juga bisa berjuang untuk kemanusiaan.

 “Intinya kami ingin menunjukan kalau FSB GARTEKS KSBSI Bogor dimata pemerintah dan pengusaha, bahwa kami tetap eksistensi untuk masalah kemanusiaan. Eksistensi perjuangan kami tidak hanya sebatas memperjuangkan kaum buruh, diluar itu juga kami tetap mengedepankan solidaritas kemanusiaan,” tutupnya. (AH)