ID ENG

Aksi Gerak Cepat Garteks KSBSI Untuk Korban Bencana Lebak

Tanggal Publish: 06/01/2020, Oleh: DPP FSB Garteks

Bencana banjir bandang yang baru saja terjadi di Kabupaten Lebak, Banten ternyata masih menyimpan duka dan kesusahan bagi warga yang tertimpa musibah. Dampak dari bencana tersebut, dikabarkan sebanyak 17,200 warga yang terpaksa mengungsi.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak menyampaikan terdapat enam kecamatan diwilayah tersebut yang terkena banjir bandang dan tanah longsor. Pihaknya juga menerangkan sudah membuka posko pengungsian ditiap kecamatan dan desa untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Pasca kejadian bencana ini, FSB GARTEKS Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Kabupaten Serang Banten pun tak mau tinggal diam. Aksi bantuan sosial dan penggalangan dana ‘GARTEKS Peduli’ beserta posko langsung dibuka. Seluruh pengurus tingkat cabang dan anggota langsung dikerahkan untuk melakukan aksi kemanusiaan.

Ahmad Fauzi Sekretaris Cabang FSB GARTEKS Kabupaten Serang, Banten mengatakan aksi bantuan sosial dan penggalangan dana untuk korban banjir bandang Lebak dimulai dari tanggal 2 sampai 4 Januari 2919. Aksi tersebut dilakukan dengan cara gotong royong bersama pengurus cabang, pengurus komisariat dan anggota.

“Alhamdulillah selama 3 hari mengumpulkan bantuan obat-obatan, air mineral, makanan cepat saji, pakaian, kebutuhan mandi serta penggalangan dana berjalan baik. Masyarakat sangat bersimpati dengan aksi sosial yang kami lakukan,” jelasnya, ketika diwawancarai lewat seluler, Selasa 6 Januari 2020.

Dia juga menjelaskan, seluruh bantuan yang diterima dari masyarakat sudah diberikan langsung ke masyarakat Lebak yang tertimpa musibah bencana. Rencananya aksi bantuan sosial akan tetap berjalan lagi sampai tiga tahap. Sebab, berdasarkan pantauan, kondisi masyarakat Lebak yang tertimpa bencana masih memprihatinkan.

“Setelah kami mengantar bantuan ke lokasi bencana, ternyata masih banyak warga yang masih butuh bantuan. Jadi kawan-kawan sepakat akan melanjutkan aksi bantuan sosial dan penggalangan dana untuk masyarakat Lebak. Hari ini sudah dilakukan lagi untuk tahap kedua,” ujar Ahmad.

Waktu ditanya dana yang terkumpul pada aksi penggalangan dana tahap awal, dia menjawab dana yang terkumpul kurang lebih Rp.5.000.000. Dana ini sebagian dari hasil dana kas khusus organisasi untuk kebutuhan bantuan sosial.

Keluarga besar FSB Garteks KSBSI Kabupaten Serang pun berharap agar pemerintah lebih peka dan tanggap membantu masyarakat Lebak yang tertimpa bencana banjir bandang. Pasalnya, masih banyak korban bencana yang belum tersentuh bantuan. Baik dari pemerintah pusat dan provinsi Banten.

“Masyarakat ditempat korban bencana masih berharap besar bantuan dari kita semua. Terutama obat-obatan, makanan cepat saji dan pakaian,” ungkapnya.

Ahmad menambahkan, bantuan alat berat seperti Traktor juga masih kurang. Lebih jelas ia menceritakan pada waktu tim Garteks Peduli menghantarkan bantuan ke lokasi bencana, kondisi jalan masih memprihatinkan. Sementara warga yang tertimpa sangat membutuhkan bantuan alat berat.

“Sisa lumpur dari hasil banjir banjang tingginya masih sebetis orang dewasa . Jadi butuh alat berat untuk membersihkan lumpur di jalan. Karena masih banyak warga desa yang terisolir akibat lumpur yang tebal. Supaya bantuan dari masyarakat luas bisa langsung cepat sampai tanpa ada halangan berat. Kami berharap pemerintah lebih tanggap,” tutupnya. (AH)