ID ENG

Acara May Day 2021, DPC FSB GARTEKS KSBSI Tangerang Raya Pilih Buka Puasa Bersama dan Santuni Yatim Piatu

Tanggal Publish: 01/05/2021, Oleh: DPP FSB Garteks

Pada perayaan May Day atau hari buruh internasional, setiap tanggal 1 Mei 2021, selurus serikat buruh/pekerja di dunia merayakannya dan pada umumnya turun ke jalan melakukan aksi demo. Namun berhubung, situasi hari ini masih terjadi pandemi Covid-19, DPC Federasi Serikat Buruh Garmen, Kerajinan, Tekstil, Kulit dan Sentra Industri yang berafiliasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FSB GARTEKS KSBSI) Tangerang Raya merayakannya dengan acara buka puasa bersama dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

Acara bakti sosial ini dimulai sejak pukul 16.00-18.00 WIB, dan dihadiri oleh Kompol Rudi S Kapolsek Tigaraksa Tangerang, Trisnur Priyanto Sekjen DPP FSB GARTEKS KSBSI, pengurus DPC FSB GARTEKS Kabupaten Serang. Tak lupa, kegiatan tersebut juga tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah penyebaran virus Corona.   

Dalam kata sambutannya, Tri Pamungkas ketua DPC FSB GARTEKS KSBSI Tangerang Raya berterima kasih atas kehadiran tamu undangan serta anak yatim piatu yang sudah menyempatkan waktu acara berbuka puasa. Dia berharap, kehadiran kehadiran Kapolsek Tigaraksa bisa mempererat tali silaturahim dengan serikat buruh yang dipimpinnya dalam persoalan hubungan industrial. 

Rudi S mengatakan sangat mengapresiasi ditengah pandemi Covid 19, DPC FSB GARTEKS KSBSI Tangerang Raya masih tetap memperhatikan dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Selain itu, sesuai himbauan pemerintah, dia menyampaikan agar tahun ini buruh tidak melakukan mudik lebaran, mengingat penyebaran Covid 19 masih tinggi ditengah masyarakat.

“Saya berharap kawan-kawan aktivis buruh FSB GARTEKS KSBSI Tangerang Raya ikut mendukung himbauan ini dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Trisnur Priyanto mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini telah rutin dilakukan tiap tahun, serta memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Artinya, gerakan FSB GARTEKS KSBSI tidak hanya aksi demo. Urusan kegiatan sosial pun rutin dilakukan oleh setiap cabang dan komisariat diberbagai daerah.        

“Kalau dulu FSB GARTEKS KSBSI memang dikenal sebagai serikat buruh yang suka demo. Tapi sejak tahun 2003, kami sudah merubah paradigma gerakan yang mengedepankan dialog sosial. Kalau pun terjadi demo, karena ada alasan pihak perusahaannya yang tidak mau diajak berdialog,” ungkapnya.

Seusai kata sambutan, seremonial santunan kepada anak yatim piatu dilakukan  melalui perwakilan orag tua asuh. Kemudian dilanjutkan siraman rohani yang disampaikan oleh Drs. H. koesil kurni atau biasa disapa Ustad Ues. Setelah buka puasa bersama selesai, dilanjutkan ramah tamah sesama pengurus dan anggota. (AH)